Insite

Bagaimana Negara Mengatur Anak di Ruang Digital? Meninjau Kebijakan Indonesia dan Global

Dinamika kebijakan digital Indonesia menunjukkan perkembangan orientasi dari digitalisasi proses pemerintahan menuju transformasi tata kelola yang lebih terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik.

Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) memposisikan teknologi informasi dan komunikasi sebagai instrumen untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Fokus kebijakan ini berada pada penguatan tata kelola SPBE, pengembangan arsitektur SPBE, integrasi aplikasi, penyediaan infrastruktur, serta penyelenggaraan layanan pemerintahan secara elektronik.

Perkembangan berikutnya terlihat pada perpres Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan keterpaduan Layanan Digital Nasional. Regulasi ini mengintegrasikan layanan publik lintas instansi. Penekanan terhadap interoperabilitas sistem, serta keterpaduan layanan menunjukan bahwa agenda transformasi digital diarahkan pada penyelenggaraan layanan publik digital yang terpadu lintas instansi.

Tidak hanya itu, dinamika kebijakan ini semakin meluas dengan adanya RPerpres Tahun 2026 Tentang Pemerintahan Digital yang menekankan pada tata kelola, layanan, data, teknologi, keamanan, sumber daya manusia, dan inovasi.

Arah transformasi ini semakin diperdalam dalam Visi Indonesia Digital 2045. Pemerintahan digital menekankan pemanfaatan data, penguatan tata kelola digital, pengembangan kapasitas digital, keamanan siber, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik. Perkembangan ini menunjukkan adanya transformasi kebijakan yang bergerak dari digitalisasi proses pemerintahan melalui SPBE, menuju integrasi layanan digital nasional, hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang didukung data dan teknologi digital.

Tabel 1. Matriks Perbandingan SPBE, Transformasi Digital, dan Pemerintahan Digital

Dimensi SPBE (Perpres 95/2018) Transformasi Digital (Perpres 82/2023) RPerpres 2026 Tentang Pemerintahan Digital Visi Indonesia Digital 2045
Orientasi Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional Pemerintahan Digital Pemerintahan Digital
Fokus utama Penerapan SPBE dalam penyelenggaraan pemerintahan Keterpaduan layanan digital dan integrasi penyelenggaraan transformasi digital Fokus membangun ekosistem pemerintah digital yang terintegrasi berdasarkan kebutuhan pengguna Pemerintahan yang modern dan responsif berbasis teknologi dan data
Objek transformasi Sistem, proses, dan layanan pemerintahan Layanan digital dan penyelenggaraan pemerintahan lintas instansi Layanan, data, teknologi, SDM, keamanan, inovasi, kelembagaan Tata kelola pemerintahan dan layanan publik
Pendekatan kelembagaan Implementasi SPBE oleh instansi pemerintah Integrasi dan koordinasi lintas kementerian/lembaga Tata kelola nasional dengan sinergitas antar lembaga pelaksana Kolaborasi pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan
Orientasi layanan Efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan Keterpaduan layanan digital nasional Layanan Digital Pemerintah yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pengguna Peningkatan kualitas layanan publik yang modern dan responsif
Pendekatan data Data untuk mendukung penyelenggaraan SPBE dan layanan pemerintahan Interoperabilitas dan pertukaran data Data sebagai fondasi ekosistem pemerintah Digital, seperti; 1) portal pemerintah; 2) sistem pertukaran data; 3) identitas digital; 4) pembayaran digital. Data-driven policy making dan pengelolaan data nasional
Peran teknologi Teknologi informasi dan komunikasi untuk penyelenggaraan pemerintahan Platform, layanan digital, dan integrasi sistem Komputasi awan (cloud), kode sumber terbuka, komputasi kuantum, kriptografi tahan kuantum, kecerdasan artifisial, dan analitik mahadata Pemanfaatan teknologi digital untuk tata kelola, layanan, dan pengambilan keputusan
Cakupan kebijakan Tata kelola SPBE, arsitektur SPBE, aplikasi, infrastruktur, keamanan SPBE, dan layanan SPBE Keterpaduan layanan digital nasional, interoperabilitas sistem, dan percepatan transformasi digital Tata kelola, layanan, data, teknologi, keamanan, SDM, inovasi, pendanaan, evaluasi Pemerintahan digital, data, keamanan siber, perlindungan data, SDM digital, inovasi, infrastruktur digital, dan kolaborasi
Aktor utama Instansi pemerintah Instansi pemerintah secara terintegrasi Pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat Pemerintah, masyarakat, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi
Outcome yang diharapkan Pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel Keterpaduan layanan digital nasional dan transformasi layanan publik Pemerintahan Digital yang terintegrasi, aman, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna Pemerintahan digital yang modern dan responsif

Sumber: Diolah penulis dari Perpres Nomor 95 Tahun 2018, Perpres Nomor 82 Tahun 2023, RPerpres Tahun 2026 dan Visi Indonesia Digital 2045.

Matriks di atas memperlihatkan bahwa kebijakan Pemerintahan Digital Indonesia mengalami perkembangan yang semulanya berfokus pada digitalisasi proses dan sistem, menuju pembangunan ekosistem yang lebih terintegrasi, berbasis data, berorientasi pada kebutuhan pengguna, serta didukung oleh tata kelola yang kolaboratif.

Perkembangan tersebut tercermin dari pergeseran fokus kebijakan, mulai dari SPBE, keterpaduan layanan digital nasional, hingga pengembangan fondasi Pemerintahan Digital yang mencakup layanan digital pemerintah, pertukaran data, identitas digital, serta riset dan inovasi. Transformasi ini digital tidak lagi diukur semata dari jumlah layanan yang terdigitalisasi atau tingkat pemanfaatan teknologi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah mewujudkan layanan terintegrasi, aman, adaptif, dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya mempercepat interoperabilitas dan data tata kelola antar instansi, memperkuat koordinasi kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia digital, serta mengembangkan mekanisme evaluasi yang mampu mengukur kualitas layanan, pemanfaatan data, keamanan digital, dan tingkat kepuasan pengguna.

Follow Us

INSITE delivers impactful and sustainable solutions to empower governments, organizations, and communities.

What We Do?​

Scroll to Top